BAB 1 JADI PENGUSAHA MANDIRI
Usaha
mandiri adalah usaha yang berkemampuan berdiri sendiri dalam mempertahankan
kelangsungan hidupnya dengan cara berinisiatif dan bekerja keras dalam mengurus
dan mengembangkan organisasi usaha, menyediakan modal, menghitung resiko,
mengambil keputusan dan mempertanggungjawabkan berdasarkan percaya kepada
kemampuan diri sendiri.
A. KARAKTERISTIK PENGUSAHA SUKSES
1.
Buat passion jadi usaha
Passion
adalah suatu energi yang membuat termotivasi untuk melakukan sesuatu dengan
senang hati tanpa paksaan. Orang yang bekerja dengan passion akan menjalankan
tugas dengan penuh antusias, powerfull, hingga pekerjaan tersebut tuntas.
PASSION
WILL DRIVE AWESOME RESULT!
Apa
yang kita dapatkan dari usaha kita seharusnya adalah bentuk kepuasan pribadi.
Jika kita tidak menikmati apa yang kita lakukan, kemungkinan besar kita juga
tidak mempunyai rasa memiliki yang kuat terhadap usaha kita. Dan jika kita
tidak menikmati dan merasa memiliki apa yang kita lakukan, kemungkinan besar
usaha kita tidak akan berhasil.
2.
Jalankan dengan serius
Bisnis
anda hanya akan menghasilkan pendapatan serius ketika anda memperlakukan bisnis
anda dengan sungguh-sungguh. Anda harus membuat target omset, jika anda belum bisa mencapai target omset maka
ketahuilah bahwa anda belum benar-benar serius menjalankan bisnis anda.
Kita
tidak dapat berharap untuk mendulang sukses dalam usaha kecuali jika kita
benar-benar serius dan percaya pada barang atau jasa yang kita jual. Terlalu
banyak pengusaha yang tidak cukup serius dalam menjalankan usahanya dan tidak
cukup percaya pada barang atau jasa yang mereka jual, sehingga mereka tidak
cukup berani berkompetisi dengan pengusaha lain.
3.
Rencanakan semuanya dengan matang
Merencanakan
setiap hal dalam usaha bukan hanya keharusan, tapi juga kebiasaan yang harus
dikembangkan, diterapkan, dan dipelihara oleh setiap pengusaha. Membuat rencana
usaha sangat penting untuk kita bisa membuat atau mengambil langkah yang tepat
sesuai kenyataan. Rencana usaha juga dapat meminimalisir kesalahan dari awal
akibat kurangnya persiapan dan bisa mengukur keberhasilan dari langkah yang
diambil.
4.
Mengelola uang dengan bijak
Mengelola
keuangan merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha.
Keterampilan yang paling penting dari mengelola keuangan sebuah usaha adalah
memisahkan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha. Pencatatan yang rutin dan
lengkap juga menjadi kebiasan yang sangat baik bagi sebuah usaha. Dari
pencatatan tersebut dapat dilihat dengan jelas kemana aliran uang usaha kita
berputar. Aliran darah dari setiap perusahaan adalah arus kas. Kita
membutuhkannya untuk membeli perlengkapan dan peralatan usaha, mempromosikan
usaha, dan tidak lupa untuk menggaji diri sendiri atas waktu yang kita
pergunakan dalam menjalankan usaha tersebut. Oleh karena itu, semua pengusaha
harus menjadi manajer keuangan yang bijak untuk menjamin ketersediaan aliran
kas untuk kebutuhan usaha.
5.
Fokus terhadap konsumen dan pelanggan
Usaha
kita bukan tentang barang atau jasa yang kita jual. Usaha kita juga bukan
tentang harga dari barang dan jasa yang kita jual. Usaha kita bukan persaingan
mengalahkan pengusaha yang lain. Usaha kita adalah tentang konsumen dan
pelanggan (peoplecentered). Pendekatan apa yang kita lakukan untuk bisa
mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen dan pelanggan atas suatu barang
atau jasa.
Setelah
kita mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen, apa yang bisa kita lakukan
terhadap produk barang atau jasa yang kita jual agar bisa memenuhi kepuasan
tersebut diatas. Konsumen dan pelanggan adalah orang-orang yang membuat
keputusan akhir apakah barang atau jasa kita layak dibeli atau tidak. Layak
dilakukan pembelian ulang atau tidak. Jadi fokuslah untuk terus mencari tahu
bagaimana produk kita bisa terus menerus memuaskan kebutuhan dan keinginan
konsumen dan pelanggan.
6.
Ciptakan keunggulan kompetitif
Barang
atau jasa harus memiliki keunikan yang
jelas (added value). Hal ini dilakukan agar konsumen dan pelanggan memiliki
alasan untuk memilih membeli barang atau jasa kita dibandingkan milik pesaing.
Keunikan bisa dari manfaat barang atau jasa yang kita jual, bisa juga layanan
atau produk yang berbeda dari para pesaing.
B. MENJADI PENGUSAHA YANG BERETIKA
Seorang wirausaha harus mampu menjaga
dan melestarikan etika bisnis yaitu suatu kode etik erilaku pengusaha
berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang merupakan suatu komimen untuk
melakukan apa yang benar dan menghindari kesalahan. Contoh dari etika bisnis
adalah menjaga kejujuran, integrasi, memelihara janji, kesetiaan, keadila, suka
membantu orang lain, menghormati orang lain, bertanggungjawab.
Untuk menjadi pengusaha yang sukses,
seseorang harus mampu menjalankan bisnis secara beretika. Etika usaha merupakan
komponen dasar dan penting yang harus selalu dipegang oleh seorang pengusaha
dalam menjalankan setiap proses dalam usahanya. Etika dalam hal ini adalah
cara-cara dalam melakukan kegiatan usaha, yang mencakup sikap atau moral
pengusaha dalam lingkungan usaha serta masyarakat dan pelaku didalam rantai
nilai usahanya. Seorang pengusaha yang baik akan senantiasa mengelola dan
menjalankan usahanya secara sehat, tidak merugikan orang lain, dan bermanfaat
untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa cara untuk
menjadi pengusaha yang beretika:
1.
Jujur
Kejujuran
merupakan salah satu hal penting untuk bisa sukses dalam menjalankan usaha
dengan membangun kepercayaan konsumen, pelanggan, dan masyarakat. Kita harus
bersikap jujur dalam segala hal, mulai dari hanya memberikan informasi hingga
proses menganalisa kekurangan barang/jasa yang kita tawarkan.
2.
Komitmen
Seorang
pengusaha dapat dipercaya jika ia senantiasa berusaha memenuhi janji dan
komitmen yang pernah dibuat. Tidak hanya itu, seorang pengusaha juga harus
senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan
sejak usahanya dimulai sampai saat usahanya sudah besar dan sukses. Hal inilah
yang akan membuat suatu produk atau jasa selalu dicintai oleh konsumennya.
3.
Loyalitas/ Kesetiaan
Loyalitas
adalah hal yang sangat diperlukan agar usaha dapat berjalan dengan baik tanpa
menimbulkan konflik. Loyalitas dapat ditunjukkan dengan bekerja sesuai dengan
tujuan usaha serta tidak mencampurkan masalah usaha dengan masalah pribadi.
Kita juga dapat menunjukkan loyalitas dengan memberikan seluruh kemampuan yang
kita miliki demi perkembangan usaha ke arah yang lebih baik.
4.
Kepedulian
Seorang
pengusaha harus menjadi pribadi yang menunjukkan kepedulian, simpatik, dan baik
hati. Kita harus memahami bahwa keputusan dalam usaha tidak hanya berpengaruh
bagi perusahaan, namun juga masyarakat dan lingkungan di sekitar usaha. Seorang
pengusaha harus mampu memberikan keputusan yang memiliki paling banyak manfaat
bagi masyarakat dan lingkungan.
5.
Mematuhi aturan
Dunia
usaha tentu memiliki berbagai aturan yang telah ditetapkan secara tertulis
maupun tidak tertulis. Patuhilah seluruh aturan tersebut agar dapat menjadi
pengusaha yang disegani masyarakat dan lingkungan dan sesuai dengan hukum dan
perundangan yang berlaku di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar