BAB 5 PEMASARAN
A. MENGEMBANGKAN
STRATEGI PEMASARAN YANG EFEKTIF
Untuk dapat menjual barang/jasa kepada
konsumen diperlukan suatu kegiatan pemasaran agar konsumen mengetahui
produk/jasa yang kita jual berikut keunggulannya. Agar dapat menjual
barang/jasa dengan baik, diperlukan suatu strategi pemasaran yang efektif. Hal
ini bertujuan agar pemasaran yang kita lakukan benar-benar dapat
menginformasikan produk yang kita jual dan dipahami dengan jelas oleh target
konsumen kita. Namun, sebelum kita masuk lebih dalam, mari kita ulas sedikit
mengenai makna dari strategi pemasaran.
Strategi: Cara-cara yang dilakukan dengan
kemampuan yang dimiliki untuk mencapai apa yang diinginkan (tujuan).
Pemasaran: kegiatan-kegiatan yang terdiri dari
menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur
penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang
dipilih.
Strategi pemasaran: cara-cara yang dilakukan dengan
kemampuan yang dimiliki untuk menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau
segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan
terhadap segmen konsumen yang dipilih.
Manfaat strategi
pemasaran
1.
Merencanakan produk dan membuat produk yang benar-benar dibutuhkan oleh
konsumen.
2. Menentukan harga jual yang tepat.
2. Menentukan harga jual yang tepat.
3.
Mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat.
Strategi
pemasaran yang lazim digunakan adalah bauran pemasaran 4P (Marketing Mix).
Bauran pemasaran adalah kombinasi dari 4 kegiatan (4P) yang merupakan inti dari
sistem pemasaran.
1. Bauran Pemasaran
(Marketing Mix)
Bauran pemasaran juga dikenal dengan istilah 4P, yaitu product (produk), price
(harga), place (tempat penjualan/jalur distribusi), dan promotion (promosi).
2. Product (produk) adalah sesuatu yang ditawarkan ke
calon konsumen, baik berupa barang maupun jasa. Hal-hal yang termasuk product
meliputi: variasi, kualitas, desain, merek, dan kemasan.
3. Price (harga) adalah sejumlah uang yang harus
dikeluarkan oleh calon konsumen untuk memiliki / menikmati barang atau jasa
yang diinginkan. Hal-hal yang termasuk price meliputi: daftar harga dan diskon
potongan harga.
4. Place (tempat penjualan
/ jalur distribusi)
adalah merupakan lokasi atau tempat dimana calon konsumen bisa dengan mudah
menjangkau atau mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan. Hal-hal yang
termasuk place meliputi: lokasi penjualan, wilayah penjualan, dan alat
transportasi.
5. Promotion (promosi) adalah kegiatan-kegiatan atau cara
yang dilakukan oleh pengusaha untuk mengenalkan barang atau jasa yang dijual
dan menarik minat calon konsumen untuk membeli, termasuk media yang digunakan
untuk promosi. Hal-hal yang termasuk promotion meliputi: brosur, poster, iklan
di koran, majalah, radio, media online (facebook dan Instagram), spanduk, dan
lain-lain.
Sebelum menerapkan 4P di atas, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
1. Solusi Pelanggan
(Customer Solution).
Barang atau jasa yang dijual harusnya dapat membantu dan mampu menyelesaikan
masalah konsumen.
2. Barang atau jasa yang akan dibayarkan
oleh konsumen untuk membeli produk tersebut harus sesuai atau setara dengan
kebutuhan atau keinginannya.
3. Barang atau jasa tersebut mampu
menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh di mana-mana.
4. Komunikasi
(Communication).
Pengusaha dan konsumen dapat melakukan komunikasi baik sebelum membeli, saat
membeli, maupun sesudah pembelian barang atau jasa.
B. ANGGARAN PEMASARAN
Setelah menentukan strategi pemasaran,
sekarang saatnya menentukan anggaran pemasaran. Hal terpenting yang harus
diingat oleh pengusaha adalah membuat anggaran pemasaran yang sesuai dengan
barang atau jasa yang akan dijual dan calon konsumen yang dipilih. Anggaran
pemasaran hanya mencakup biaya yang timbul dari aktivitas pemasaran saja. Tidak
termasuk aktivitas usaha yang lain, seperti produksi.
Anggaran pemasaran dapat bervariasi
dari bulan ke bulan, biasanya tergantung pada situasi dan kondisi usaha dan
konsumen. Ada beberapa bulan dimana permintaan konsumen terhadap barang atau
jasa tertentu cukup banyak, misalnya bulan Juni dan Juli yang mendekati tahun
ajaran baru bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Bila usaha kita menjual seragam
sekolah, maka permintaan konsumen untuk seragam sekolah pada bulan tersebut
biasanya lebih banyak daripada bulan-bulan yang lain. Pada bulan tersebut,
anggaran pemasaran dimungkinkan untuk ditingkatkan agar permintaan konsumen
bisa dipenuhi dengan maksimal.
Contoh
anggaran pemasaran
Bulan : September 2019
Aktivitas : Promosi
Media
promosi
|
Harga
per satuan
|
Total
kebutuhan
|
Total
biaya
|
Browsur
|
Rp. 300
|
100 lembar
|
Rp. 30.000
|
Total
|
Rp. 30.000
|
||
Komentar
Posting Komentar