Langsung ke konten utama

BAURAN PEMASARAN (PRODUK)

 MANAJEMEN PEMASARAN

BAURAN PEMASARAN-PRODUK

Nama     : Dian Retno Asih

NIM        : 180321100093

Kelas     : Manajemen Pemasaran B

Definisi Marketing Mix

    Marketing mix atau bauran pemasaran adalah perangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan yang dipadukan oleh firm untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran. Marketing Mix adalah semua faktor yang dapat dikuasai oleh seseorang manajer pemasaran dalam rangka mempengaruhi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa.

Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu: product, place, price, promotion

A. Arti Produk dan Macam-macam Produk
     Produk adalah sesuatu yang ditawarkan pada pasar baik produk nyata ataupun produk tidak nyata (jasa) sehingga padat memuaskan keinginan dan kebutuhan pasar.

Ada dua macam kelompok product/goods yaitu:
1. Consumer’s Goods/Organisasi Konsumsi
    Barang yang digunakan secara langsung oleh konsumen dan tidak dijual kembali.
Convenience Goods (kemudahan dalam memperoleh)
Shopping Goods
Speciality Goods

Produk konsumsi merupakan produk yang diproduksi oleh produsen kemudian disalurkan langsung kepada konsumen untuk dikonsumsi. Ada beberapa barang yang termasuk dalam produk konsumsi.

- Barang kebutuhan sehari-hari, merupakan barang yang selalu dibutuhkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

- Produk belanjaan, Merupakna barang yang dalam proses pembeliaannya melakukan perbandingan degan barang yang sejenis berdasarkan mutu, harga maupun model.

2. Industrial Goods/Barang Produsen

    Produk industrI merupakan produk yang diproduksi oleh produsen kemudian dibeli oleh konsumen dengan tujuan untuk dijual kembali dan digunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi. Produk industry dibagi menjadi 3 yaitu: Bahan baku dan suku cadang produk, Barang modal, Perlengkapan dan layanan bisnis
Barang-barang yang dibeli untuk diperdagangkan lebih lanjut atau barang yang akan dipakai dalam proses pengolahan lebih lanjut.

Ada beberapa macam perlakuan terhadap produk agar permintaan terhadap produk meningkat antara lain:
1. Packing
2. Branding
3. Labelling
5. Warranty
6. Service

B. Strategi Pemasaran Produk

    Strategi pemasaran produk adalah salah satu cara dalam mengenalkan produk kepada konsumen. Strategi pemasaran produk ini sangat penting karena berhubungan dengan laba yang akan dicapai oleh perusahaan. Strategi pemasaran produk merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk secara luas kepada konsumen. Ada 7 cara pemasaran produk yang harus dilakukan yaitu:

·         Mengetahui target pasar

·         Menggunakan sosial media

·         Menawarkan produk secara gratis

·         Memilih tenpat yang strategis

·         Memberi insentif untuk rekomendasi

·         menjalin hubungan baik dengan konsumen

·         Dari mulut ke mulut

      Strategi pemasaran terhadap produk baik untuk produk baru maupun pengembangan produk yang sudah ada antara lain:

a. Product Line (lini produk)
Yaitu kelompok produk yang berhubungan dengan erat karena fungsinya serupa, dijual kepada kelompok pelanggan yang sama dipasarkan lewat jenis toko yang sama atau masuk dalam kisaran harga yang sudah ada.

b. Product Development
Yaitu suatu usaha yang dirancanakan dilakukan dengan sadar untuk memperbaiki produk yang ada atau untuk menambah banyaknya ragam produk yang dihasilkan dan dipasarkan.
Bentuk-bentuk product Development:
Initial Development (penyempurnaan produk)
Product Improvement (penyempurnaan produk)
New uses and applications (kegunaan baru dan aplikasi)

c. Product Difersivication
Yaitu suatu perluasan pemilihan barang dann jasa yang dijualnya oleh perusahaan dengan jalan menambah produk baru ataupun memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, jenis dari produk yang sudah ada dalm rangka memperoleh laba maksimal.
Ada 2 jenis product difercivication:
Divisi Praktis: peningkatan jumlah, warna, mode, ukuran,jenis.
Divisi strategi (luas): produk yang sama sekali beda.

d. Product life Cycle (PLC)
Yaitu daur hidup produk yaitu suatu grafik yang menggambarkan riwayat suatu produk sejak diperkenalkan ke pasar sampai dengan ditarik dari pasar.
1. Tahap-tahap Produk:
2. Tahap pengembangan produk
3. Tahap pengenalan produk
4. Tahap pertumbuhan produk terhadap 5. kedewasaan produk
6. Tahap penurunan produk

C. Pengertian dan macam-macam jasa

    Pengertian jasa adalah layanan yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak yang lain. Jasa merupakan suatu aktivitas atau tindakan yang tidak terwujud, tidak dapat diraba tetapi dapat diidentifikasi, yang direncanakan dan dilaksanakan untuk memenuhi permintaan dan kepuasan konsumen. Menurut Christian Gronross, jasa adalah suatu proses yang terdiri atas serangkaian aktvitas intangible yang biasanya terjadi pada interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau barang dan atau sistem penyedia jasa, yang disediakan sebagai solusi atas masalah pelanggan. Sedangkan menurut Philip Kotler, arti jasa adalah semua tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh suatu pihak ke pihak lain yang secara intangible dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.

Berikut merupakan beberapa macam jasa antara lain: 
1. Jasa Perawatan Pribadi 
Yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya: pijat, perawatan kecantikan, salon, pakaian dan lain-lain.

2. Jasa Perumahan 
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya: kamar hotel, apartment, rumah tinggal, kost, dan lainnya. 

3. Jasa Komunikasi
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantarnya: telepon, telegram, komputer, internet.

4. Jasa Usaha Rumah Tangga
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa tukang kebun, air minum, perbaikan rumah, dan lain-lain.

5. Jasa Transportasi
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; taxi, jasa pengiriman barang, jasa angkut barang, penyewaan mobil.

6. Jasa Rekreasi dan Hiburan 
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini antara lain; kebun binatang, taman bunga, tempat wisata, tempat hiburan, dan lain-lain.

7. Jasa Bisnis dan Profesi lainnya 
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa hukum, jasa akuntan, jasa pemasaran, dan lainnya.

8. Jasa Arusansi, Bank dan Finansial 
Beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; perpajakan, asuransi, perbankan, kredit.

D. Strategi pemasaran jasa

Strategi pemasaran jasa merupakan rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati produk yang diberikan.

Berikut merupakan 5 strategi pemasaran jasa antara lain:

1. Memberikan layanan efisien
Layanan efisien disini dapat berarti cepat dan tepat, tidak terlalu ribet dan cukup sesuai dengan yang diinginkan konsumen.

2. Meningkatkan kinerja karyawan.
Dalam suatu perusahaan jasa peran karyawan sangatlah krusial, lebih-lebih karyawan marketing. Karena citra karyawan juga menentukan citra perusahaan di mata konsumen.

3. Harga masuk akal
Memberikan harga yang sesuai, dan tidak membeda-bedakan. Dapat mengetahui sikap konsumen, keadaan konsumen memang sangatlah penting, agar konsumen mau menggunakan jasa kita dengan harga yang menurut mereka rasional.

4. Memanfaatkan teknologi
Dijaman modern ini penggunaan teknologi memang sangatlah penting. Penggunaan teknologi ini juga bisa digunakan untuk pemasaran jasa, misalkan dengan mengandalkan marketing atau pemasaran online. 

5. Sesuaikan budaya yang sedang berkembang
Lihatlah budaya, trend yang sedang berkembang sekarang. Karena tentu saja cara pemasaran sekarang dengan 10 tahun lalu berbeda.

Komentar