Langsung ke konten utama

BAURAN PEMASARAN (PROMOTION)

 Manajemen Pemasaran 

Bauran Pemasaran (Promotion)

Nama : Dian Retno Asih

NIM    : 180321100093

Kelas  : Manajemen Pemasaran B

A. Konsep Inti Promosi

Promosi (promotion) merupakan suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan untukmemajukan atau meningkatkan suatu usaha. Promosi berasal dari kata promote dalam bahasa Inggris yang berarti mengembangkan atau meningkatkan. Menurut Basu Swastha (2007) promosi merupakan arus informasi atau persuasi yang dilakukan dalam satu arah yang bertujuan untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Sedangkan menurut Kotler (1992) promosi mencakup seluruh alat yang terdapat dalam bauran pemasaran (marketing mix) yang memiliki peran utama lebih dari mengadakan komunikasi yang bersifat membujuk. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan suatu usaha, kegiatan ataupun upaya yang dilakukan oleh seorang pemasar untuk mempengaruhi seseorang atau organisasi agar melakukan kegiatan pertukaran dalam pemasaran.


B. Bentuk bentuk promosi

a. Pameran Dagang

Salah satu strategi promosi yang sering digunakan oleh pengusaha untuk mengenalkan produk mereka yaitu dengan mengikuti pameran. Pameran merupakan ajang untuk mengenalkan produk dan untuk meningkatkan penjualan dengan menjarin konsumen sebanyak-banyaknya. Pameran dagang, merupakan sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru.

b. In house promotion, merupakan Kegiatan promosi yang dilakukan secara internal dalam suatu perusahaan. Periklanan, merupakan bentuk komunikasi non individu dengan sejumlah biaya menggunakan media tertentu yang dilaksanakan oleh perusahaan, organisasi non laba ataupun individu. Tujuan utama periklanan adalah meningkatkan permintaan atas produk yang ditawarkan. 

c. Periklanan (advertising)

Periklanan (advertising) merupakan bentuk komunikasi non individu dengan sejumlah biaya menggunakan media tertentu yang dilaksanakan oleh perusahaan, organisasi non laba ataupun para individu. Tujuan utama periklanan adalah meningkatkan permintaan atas produk yang ditawarkan. 

d. Public relation, merupakan sejumlah informasi tentang seseorang, barang, atau organisasi yang disebarluaskan ke masyarakat melalui media tanpa dipungut biaya, ataupun tanpa pengawasan dari sponsor. Public relation, membina hubungan baik dengan publik merupakan upaya branding yang sangat efektif. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan memakai atribut perusahaan juga produk memiliki nilai positif dimata masyarakat. Mereka (masyarakat) memberikan penilaian positif terhadap perusahaan anda, yang terpenting dari itu semua “brand image” perusahaan semakin bertambah kuat.

e. Familiarisation, merupakan kegiatan promosi untuk mengenalkan keunggulan yang dimiliki oleh produk.

Konsep kegiatan Famtrip adalah mengajak para jurnalis bari berbagai media massa untuk mengenal lebih dalam potensi wisata yang ada di Kabupaten Lumajang. Selanjutnya mereka akan membuat artikel / berita dan nantinya akan di publikasikan di media massa tempat mereka bekerja.

f. Signage, merupakan salah satu sarana iklan yang lama dan secara efektif untuk menyampaikan informasi kepada penonton. 

Papan Info atau Signage sendiri fungsi promosional, dimana untuk fungsi promosional, signage mempromosikan produk atau jasa. Untuk fungsi promosional biasanya banyak perusahaan menggunakan signage custom yang dirancang khusus untuk bisnis yang berfungsi untuk menyampaikan nama dan lokasi usaha, atau untuk mempromosikan layanan atau produk tertentu.

g. Tampilan (display), merupakan penataan produk barang yang diterapkan perusahaan tertentu dengan tujuan menarik minat konsumen. Display yang menarik juga bertujuan untuk menarik minat konsumen agar membeli produk.


C. Pemilihan Media Iklan

 Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih media iklan, antara lain: 

a. Tentukan Budget

Iklan atau promosi pasti membutuhkan budget tertentu untuk mengiklankan produk kepada konsumen. Disini tergantung budget Anda karena setiap jenis media memiliki harga yang berbeda-beda. Sebagai contoh, jika Anda pemilik perusahaan besar dengan budget ratusan hingga milyaran rupiah untuk iklan, nasional maka menggunakan TV sebagai media iklan pastinya sangat efektif. Sebaliknya, jika Anda hanya memiliki modal ratusan ribu atau jutaan, iklan di internet atau koran yang sesuai dengan segmen pasar tertentu, maka hal ini bisa dikatakan efektif.

Jadi, dari sini Anda bisa menilai iklan Anda efektif dari sisi dana atau tidak. Anda bisa saja melakukan iklan secara besar-besaran dengan dana yang tinggi pula, namun bisa jadi hasilnya tidak maksimal karena Anda tidak mengiklankan sesuai dengan segmen pasar. Oleh sebab itu, diawali dengan budget agar lebih efektif, kemudian Anda bisa menilai media iklan apa yang tepat untuk promosi produk Anda.

b. Tentukan Segmen Pasar . Hal yang masih berkaitan dengan budget atau dana adalah mengetahui segmen pasar. Ini penting bahkan sangat urgent. Anda tidak bisa melakukan sebuah iklan produk tertentu tanpa mengetahui target atau segmen pasarnya. Sebagai contoh, Anda ingin mengiklankan produk yang memiliki pemasaran lokal, maka sebaiknya gunakan media lokal saja agar target pasar lebih kena serta efisien dan efektif. Sebaliknya, jika target atau pasar Anda nasional, maka gunakan media nasional dari mulai TV sampai koran, tabloid atau majalah yang bersifat nasional pula.

c. Tentukan Materi Iklan

Disini menjadi penting karena berhubungan dengan media apa yang akan Anda gunakan. Tentu, hal ini berkaitan dengan materi iklan Anda. Jika materi iklan Anda hanya sebatas text atau tulisan, maka bisa dengan media cetak baik offline maupun online. Ini akan lebih mengena dan lebih hemat dari sisi biaya. Namun, jika materi iklan berbentuk video dan audio, bisa saja beriklan di TV atau di situs video online seperti YouTube untuk mengenalkan pasar ke yang lebih luas.

Sebaliknya, jika Anda menggunakan audio, maka bisa beriklan di radio baik lokal maupun nasional tergantung dari segmen pasar produk Anda. Hal ini tidak boleh dilewatkan begitu saja karena materi iklan merupakan kunci dari bagaimana iklan tersebut bisa sukses atau tidak. Tentukan media online atau offline atau keduanya

d. Tentu, ada media online menggunakan internet bisa dengan text, gambar bergerak atau animasi GIF, video, audio dengan target pasar para pengguna internet dan sosial media ada juga media offline yang menggunakan text dan gambar seperti koran, billboard, baliho, spanduk dan lain sebagainya. Baik media online dan offline memiliki segmen pasar yang berbeda. Oleh sebab itu, media online atau offline bisa jadi sangat efektif tergantung dari pasar yang ingin Anda raih.

e. Menggunakan jasa advertisement

Jika Anda tidak bisa memilih jenis media yang tepat dan efektif, ada baiknya Anda bekerjasama dengan pihak perusahaan advertisement atau iklan. Nantinya, perusahaan tersebut yang akan melakukan survey dan hal lainnya yang berkaitan dengan produk dan pasar Anda sehingga mereka akan bisa memilihkan media yang tepat untuk beriklan. Bahkan, mereka juga menyediakan jasa dan materi iklan. Tentu, lagi-lagi urusan budget yang harus Anda siapkan.

Dengan berbagai cara diatas, strategi investasi melalui menggunakan media sebagai layanan iklan yang efektif bisa berjalan sesuai dengan harapan Anda yakni terkenalnya produk Anda dan tentu meningkatnya angka penjualan produk. Iklan yang efektif dari sisi dana dan lain sebagainya yang sudah disebut di atas tentu sangat berpengaruh bagi kemajuan bisnis Anda.


D. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Promosi

a. Jumlah Dana Yang Digunakan Untuk Promosi

Jumlah dana yang tersedia merupakan factor penting yang mempengaruhi promotional mix. Perusahaan yang memiliki dana yang lebih besar, kegiatan promosinnya akan lebih efektif dibandingkan dengan perusahaan yang hannya mempunnyai sumber dana  lebih terbatas.

b. Sifat Pasar

- Luas pasar secara geografis perusahaan yang hannya memiliki pasar lokal sering mengadakan kegiatan promosi yang berbeda dengan perusahaan yang memiliki pasar nasional atau internasional.

-Konsentrasi Pasar, dapat mempengaruhi setrategi promosi yang dilakukan oleh perusahaan terhadap: jumlah calon pembeli, jumlah pembeli potensial yang macamnnya berbeda-beda, dan konsentrasi secara nasional.

-Macam pembeli strategi promosi yang dilakukan oleh perusahaan juga mempengaruhi oleh obyek atau sasaran dalam kampannye penjualannya, apakah pembeli industry, konsumen rumah tangga, atau pembeli lainnya.

c. Jenis produk factor lain yang turut mempengaruhi strategi promosi perusahaan adalah jenis produknnya, apakah barang konsumsi atau barang industry. Dalam mempromosikan barang konsumsi juga bermacam-macam, apakah barang konvenien, shopping, atau barang special.


E. Strategi Promosi

Strategi Promosi Tahap Perkenalan

a. Strategi peluncuran cepat (rapid skimming) : Peluncuran produk baru dengan harga tinggi dan level promosi tinggi.

b. Strategi peluncuran lambat (slow skimming) : Peluncuran produk baru dengan harga tinggi dan sedikit promosi.

c. Strategi penetrasi cepat (rapid-penetration) : Peluncuran produk dengan harga rendah dan biaya promosi besar.

d. Strategi penetrasi lambat (slow-penetration) : Peluncuran produk dengan harga rendah dan promosi rendah.


Strategi Promosi Tahap Pertumbuhan

sepanjang tahap pertumbuhan, perusahaan dapat menggunakan beberapa strategi untuk mempertahankan pertumbuhan pasar selama mungkin:

a. Meningkatkan kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur-fitur produk, serta memperbaiki modelnya.

b. Menambah model baru dan produk penyerta (misal: produk dengan ukuran berbeda, rasa, dan sebagainya untuk melindungi produk utama).

c. Memasuki segmen pasar baru.

d. Meningkatkan cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.

e. Beralih dari iklan yang membuat orang menyadari produk (product-awareness advertising) ke iklan yang membuat orang memilih produk tertentu (product-preference advertising).

f. Menurunkan harga untuk menarik lapisan berikutnya yang sensitif terhadap harga.


Strategi Pemasaran Tahap Kedewasaan

. Terdapat tiga cara bermanfaat yang dapat mengubah jumlah pemakaian terhadap suatu merek (brand), yaitu:

a. Modifikasi pasar (market modification), dengan konsep menarik perhatian orang yang bukan pemakai, memasuki segmen pasar baru, dan merebut pelanggan pesaing.

b. Modifikasi produk (product modification), meningkatkan volume penjualan dengan cara memodifikasi karakteristik produk melalui peningkatan mutu produk, peningkatan ciri-ciri, atau fitur-fitur produk, dan peningkatan model produk.

c. Modifikasi bauran pasar (marketing program modification), dengan diskon harga, distribusi, iklan, sales, personil penjualan (personal selling), dan pelayanan (services)


Strategi Pemasaran Tahap Penurunan

strategi bertahan dalam tahap penurunan yang tersedia untuk perusahaan yaitu:

a. Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar.

b. Mempertahankan level investasi sampai ketidakpastian industri itu terselesaikan.

c. Mengurangi investasi secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan.

d. Menuai investasi untuk memulihkan kas secepatnya.

e. Melepas usaha secepat mungkin dengan menjual asetnya

Komentar