PEMASARAN PRODUK BERAS MERAH ORGANIK
Nama : Dian Retno Asih
NIM : 180321100093
Kelas : Manajemen Pemasaran (B)
STRATEGI
PEMASARAN
Segmentasi
Segmentasi sebagai
mapping strategy, karena di sini perusahaan melakukan pemetaan pasar.
Dimaksudkan untuk mengetahui pasar yang sebenarnya sama, namun cara pandang
perusahaan terhadap pasar itulah yang dapat membedakan perusahaan dengan
pesaing. Segmentasi pasar merupakan suatu proses untuk membagi pasar menjadi
kelompok-kelompok konsumen yang lebih homogen, dari tiap kelompok konsumen
dapat dipilih sebagai target pasar untuk dicapai perusahaan dengan strategi
bauran pemasarannya. Dengan segmentasi pasar maka perusahaan dalam membuat
suatu produk lebih spesifik dan memenuhi kebutuhan sebagian pasar yang menjadi
targetnya .
Segmentasi pasar beras organik yaitu
akan dipasarkan kepada masyarakat yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan
dan masyarakat yang ingin melakuakn diet sehat. Segmenting beras
merah organik sebagai berikut kalangan laki-laki dengan persentase 20% dan kalangan
perempuan dengan presentase 80% karena mayoritas yang mengikuti program diet dari
kalangan perempuan. Segemntasi berdasarkan pendapatan yaitu masyarakat yang
mempunyai pendapatan Rp 3.000.000 sampai dengan Rp 5.000.000 dengan rentang
usia 20-40 tahun.
Targeting
Setelah
dilakukan segmenting maka tahapan selanjutnya adalah targeting. Targeting
didefinisikan mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif, yaitu
memilih target market yang tepat. Berdasarkan
dengan segmenting maka targeting produk beras merah organik yaitu orang-orang
yang berjenis kelamin perempuan, sehingga pasar beras merah organik memiliki
peluang potensial yang besar bagi wanita-wanita yang melakukan diet dengan
rentang usia 20-40 tahun dengan tingkat pendapatan antara Rp 3.000.000-Rp 5.000.000.
Namun tidak menutup kemungkinan juga untuk semua kalangan dengan pendapatan
dibawah Rp 3.000.000 yang ingin melakukan diet sehat.
Positioning
Setelah memetakan pasar, dan menyesuaikan
sumber daya perusahaan dengan segmen yang dipilih, maka kemudian perusahaan
harus memiliki posisi yang kredibel dalam benak konsumen. Perusahaan harus
tepat memposisikan merek perusahaan di dalam benak konsumen, yaitu apa
sesungguhnya yang perusahaan tawarkan. Pasar beras merah organik cenderung masih relatif sedikit, sedangkan kebutuhan
pasar akan beras organik cukup tinggi tetapi permintaan pasar maka pasar beras merah
organik masih terbuka lebar dan persaingan masih relative kecil. Perusahaan
harus mampu mempertahankan citra produk dengan cara menawarkan beras merah
organik yang murni selain itu perusahaan dapat melakukan interaksi pasar
misalnya sosialisasi mengenai manfaat produk ke pecinta pangan organik.
BAURAN
PEMASARAN
Bauran pemasaran merupakan suatu alat
pemasaran guna merumuskan strategi kombinasi bagi perusahaan agar terkendali
yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi sehingga tercapai pasar
konsumen yang tepat.
Produk
Produk merupakan sesuatu
yang ditawarkan dalam kegiatan pemasaran. Beras merah sudah lama diketahui
bermanfaat bagi kesehatan, selain sebagai pangan pokok. Namun beras merah yang
umumnya kurang populer sebagai makanan pokok masyarakat di Indonesia. Beras
merah tidak beda jauh dari beras putih yang menjadi perbedaan hanya warnanya
saja. Banyak manfaat yang akan di rasakan oleh konsumen apabila mengkonsumsi
beras ini, kesehataanya lebih baik karena merupakan beras organik.
Pada perusahaan ini produk yang ditawarkan adalah produk barang konsumsi berupa
Pure Green Organic Rice yang halal dan aman untuk dikonsumsi.
Harga
Harga menjadi pertimbangan
konsumen dalam keputusan pembelian beras dikarenakan kesesuaian harga terhadap
manfaat dari produk yang dibeli menjadi perhatian konsumen. Beras merah
tersebut memiliki ciri khas dan kualitas yang berbeda dari beras lainnya. Penentuan harga seharusnya
disesuaikan dengan pendapatan masyarakat sekitar agar dapat tercipta suatu
model pemasaran yang baik. Pada perusahaan beras merah organik ini menawarkan
harga yang berbasis dengan permintaan agar produk yang ditawarkan ini sesuai
dengan selera dan kebutuhan pasar dengan begitu perusahaan akan mendapatkan
keuntungan yang maksimal. Harga jual Pure Green Organic Rice
yaitu Rp. 35.000/kg.
Lokasi
Penentuan
lokasi pada sebuah usaha haruslah memperhatikan keadaan sekitar agar tercipta
suatu bisnis yang strategis. Lokasi perusahaan berada di Kecamatan
Dander, Kabupaten Bojonegoro karena dinilai lokasi yang strategi dan terdapat
banyak target konsumen yaitu pecinta organik
Promosi
Promosi dilakukan dengan media
online agar dapat menjangkau pasar secara luas. Perusahaan menggunakan media
promosi poster dan media informasi menggunakan instagram, facebook dan
whastapp. Program pomosi yang dilakukan dengan memberi diskon dan potongan
harga untuk konsumen yang membeli banyak produk dan di hari tertentu.
ANALISIS DAYA SAING BERAS MERAH ORGANIK
Daya
saing suatu komoditas akan tercermin pada harga jual yang murah di pasar dan
mutu yang tinggi. Untuk analisis daya saing suatu komoditas biasanya ditinjau
dari sisi penawaran karena struktur biaya produksi merupakan komponen utama
yang akan menentukan harga jual komoditas (Bandrang
et al., 2015). Beras
merupakan bahan makanan pokok di beberapa Negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia.
Perdagangan beras sangat dibutuhkan dalam hal ini yang mana memiliki fungsi untuk
pemenuhan kebutuhan domestik di suatu Negara (Hermawan, 2013). Mengingat bahwa
beras merupakan komoditas yang cukup strategis, sehingga intervensi pasar beras
dilakukan oleh berbagai Negara. Tidak menutup kemungkinan beras merah juga
dibutuhkan oleh Negara-negara seiring perkembangan jaman. Pengembangan beras
merah organik di ASEAN cukup signifikan, terlebih bahwa Thailand dan Vietnam
merupakan Negara pengekspor beras organik.
Referensi:
Bandrang, T. N., Natawidjaja, R. S., & Karmana, M.
(2015). Analisis Daya Saing dan Dampak Kebijakan Terhadap Beras Organik
Ekspor ( Suatu Kasus di Gapoktan Simpatik Kabupaten Tasikmalaya ) Tirsa Neyatri
Bandrang , Ronnie S . Natawidjaja , Maman Karmana Program Magister Ekonomi
Pertanian Universitas Padjadjaran Em. 3, 33–46.
Hermawan,
Iwan. 2013. Analisis Perdagangan Beras dan Ketahanan Pangan di Negara-Negara
Asia Tenggara. Jurnal Politica. 4(2).

Komentar
Posting Komentar